Beberapa Korban Tengah Menggerakkan Salat Isya Waktu Gempa Berlangsung

Beberapa Korban Tengah Menggerakkan Salat Isya Waktu Gempa Berlangsung – Kepala Pusat Data Kabar (Pusdatin) Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwonugroho mengemukakan ada korban gempa Lombok yg masihlah terjerat dalam sebuah masjid di Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara.

Ia mengemukakan, beberapa korban tengah menggerakkan salat Isya waktu gempa berlangsung. Akan tetapi, BNPB belum juga dapat menaksir banyaknya korban yg terjerat.

” Kabar didapatkan, perkiraan hingga tiga saf (baris) jemaah belum pula bisa dievakuasi lantaran minimnya alat berat. Kami belum juga tahu banyaknya tentu berapakah jiwa serta apakah ada korban luka atau wafat, belum juga kami mengerti datanya, ” kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018).

Menurut kabar, atap bangunan masjid tumbang gara-gara guncangan gempa 7 SR yg berlangsung seputar jam 18. 45 WIB. BNPB mengira-ngira sejumlah korban wafat.

” Diperkirankan banyak korban wafat serta belum juga dapat dievakuasi lantaran tidak ada alat berat, ” jelas Sutopo.

Waktu ini evakuasi korban gempa dikerjakan oleh Team SAR campuran masihlah dikerjakan dengan manual. Alat berat masihlah berupaya dihadirkan ke tempat, mengingat sulitnya akses yg masihlah jadi rintangan.

” Jadi Timsar campuran pakai trik manual, reruntuhannya tembok-tembok beton, ” ujar Sutopo menyudahi.