Dovizioso Mesti Menyerahkan Titel Juara ke Tangan Marquez Dengan Beda 37 Point

Dovizioso Mesti Menyerahkan Titel Juara ke Tangan Marquez Dengan Beda 37 Point – Andrea Dovizioso menyebutkan motor Ducati musim ini lebih kuat dibanding musim 2017. Sekalinya Dovizioso tidak berhasil menyaingi Marc Marquez sampai seri paling akhir.

Pada musim kemarin, rider Italia itu sukses delapan kali naik tribune dengan enam kemenangan. Akan tetapi, selanjutnya Dovizioso mesti menyerahkan titel juara ke tangan Marquez dengan beda 37 point.

Sedang pada musim ini, Dovizioso juga naik di delapan tribune, tetapi cuma 3x menang. Pembalap berumur 32 tahun itu ikut 3x retired, serta sekali finish di luar zone point di tempat 18 yang berlangsung di Jepang yang pastikan Marquez merengkuh gelar juara dunia ke-7.

Dovizioso yakin statistik tidak menggambarkan perform GP18. Menurutnya, motornya sekarang telah lebih berkelanjutan.

“Tahun kemarin kami berkompetisi untuk titel juara sampai seri paling akhir, tetapi kami kencang di sejumlah circuit saja, serta begitu lamban di sejumlah circuit lainnya,” kata Dovizioso pada Autosport.

“Kami tidak mempunyai ketekunan, yang saat ini kami miliki,” sahut ia.

“Waktu itu, peraturan berkaitan winglet dirubah serta kami tidak miliki kejelasan bagaimana menyesuaikan dengan pergantian itu. Ban-ban ikut beralih. Dua komponen itu mengakibatkan kebingungan sampai Assen (Juni).”

“Itu yang memperbedakan, serta mungkin akan tidak berlangsung kembali di 2019 sebab kami saat ini mempunyai basis solid yang lebih baik. Sekalinya berjarak lebih jauh dari Marc dibanding pada tahun kemarin, kami saat ini tambah lebih baik dibanding 2017,” lugas pembalap yang sudah pastikan finish runner-up ini.