Kompetisi World Tur Super 500 itu Jadi Ujian Pertamanya

Kompetisi World Tur Super 500 itu Jadi Ujian Pertamanya  – Ihsan Maulana akan bertanding di Hong Kong Terbuka. Kompetisi World Tur Super 500 itu jadi ujian pertamanya sesudah lumayan lama vakum di arena super series.

Ihsan sudah sempat dibekap cedera yang membuat mesti abasen dalam beberapa kompetisi pada 2017. Keadaan itu juga cukuplah berefek pada performnya di sejumlah kompetisi di tahun selanjutnya. Ia tampil inkonsisten serta membuat rangking dunianya makin alami penurunan.

Hanya satu perolehan terbaik ialah juara di Indonesia Master 2018 bangka Belitung, September kemarin. Dikit demi sedikit keyakinan diri Ihsan juga terjaga. Pelatih memulai memercayakan dianya untuk tampil di level yang tambah tinggi.

Hong Kong Terbuka yang berjalan 13-18 Nomeber jadi ujian pertamanya. Ditambah lagi di dua kompetisi awal mulanya ia mangkir.

Pelatih tunggal putra, Hendri Saputra, menjelaskan Ihsan dalam keadaan siap main. Ia mengharap ada hasil bagus ditorehkan atletnya ini.

“Ihsan oke siap main. Ia siap untuk turut kejuaraan ini. Saya ingin lihat dari hasil latihannya dari sisi mental, langkah main, tehnik, serta fisik. Pasti saya berharap akhirnya akan baik,” kata Hendri pada detikSport lewat pesan secara singkat, Selasa (13/11/2018).

Pebulutangkis berumur 22 tahun itu diskedulkan mulai berlaga pada Rabu (14/11/2018). Ia akan bertemu dengan Kanta Tsuneyama, wakil asal Jepang.

Dari rekor pertemuan kedua-duanya, Ihsan lebih diunggulkan. Ihsan terdaftar 2x menang saat di Kejuraan Dunia Junior 2013 serta Jepang Terbuka 2015. Akan tetapi, Kanta ikut punya potensi mengungguli, ditambah lagi dengan ranking Kanta tambah tinggi. Ia ranking 18 dunia.

“Tidak ada taktik konsentrasi untuk menang saja. Tujuan spesial (di Hong Kong) konsentrasi untuk menang saja. Dalam makna dapat kuasai lawan, lebih ulet, serta dapat ide menyerang,” Hendri menuturkan.

“Karena, ini jadi ujian untuk Ihsan dapat main bagus serta bisa hasil sesudah demikian lama tidak main di Super Series