Kurir Sabu dan Ekstasi di Makassar Ditembak Polisi Karena Melawan

Kurir Sabu dan Ekstasi di Makassar Ditembak Polisi Karena Melawan – Team Elang Grup Narkoba Polrestabes Makassar meringkus dua aktor kurir narkoba model sabu-sabu serta pil ekstasi di Makassar, Sulawesi Selatan, Ridwan serta Rahmatullah. Satu diantara aktor sangat terpaksa ditembak polisi, karena mengerjakan perlawanan waktu dikerjakan penelusuran tanda untuk bukti yang lain.

“Di tempat Ridwan mengerjakan perlawanan dengan menendang anggota sampai dikerjakan aksi tegas serta terarah,” tutur Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika, pada Selasa (8/1/2019) dini hari.

Ke-2 aktor ini diamankan oleh polisi yg syak wasangka dengan garak-gerik aktor yg merisaukan waktu tengah menyelenggarakan patroli di seputar jalan Urip Sumahardjo Makassar.

Waktu dikerjakan pengecekan, anggota terasa satu paket sabu tengah dibawa oleh aktor. Lalu dikerjakan peningkatan ke rumah salah satunya dari aktor, serta dijumpai kembali satu paket sabu seberat 50 gr serta satu paket pil ekstasi berwujud panda.

“Mereka berdua bertindak menjadi kurir serta gudang penyimpanan sabu-sabu. Sehabis dikerjakan peningkatan dalam rumah salah satu, keseluruhan anggota mengambil lima puluh gr sabu serta tiga butir pil ekstasi berwujud panda,” jelas Kompol Diari.

Hasil dari pengecekan, narkoba ini didapati ialah bekas dari tahun baru. Sesaat buat ekstasi yg diketemukan, adalah pil model baru yg tersebar di Kota Makassar.

“Setahu saya dua tahun paling akhir baru mendapatkan (pil ekstasi) model ini,” ucap Kompol Diari Astetika.

Ke-2 aktor lantas langsung dibawa ke Mapolrestabes Makassar, buat dicheck selanjutnya. Polisi lantas masihlah menguber bandar sebagai pimpinan dari usaha haram narkoba itu.