Polres Kudus Tangkap 6 Anggota Sindikat Pemalsuan STNK Hingga Surat Nikah

Polres Kudus Tangkap 6 Anggota Sindikat Pemalsuan STNK Hingga Surat Nikah – Polres Kudus, Jateng, tangkap 6 anggota sindikat pemalsuan surat sinyal nomer kendaraan (STNK), e-KTP sertifikat tanah sampai surat nikah. Sindikat ini mengakui telah lakukan pemalsuan dokumen negara itu saat 4 tahun paling akhir.

Ke enam aktor ialah masyarakat Kudus. Mereka ialah Boy Maliko (36), Junianto (38) serta Mahfud Junaidi (46) yang datang dari Kecamatan Kota, Saronji (44) Kecamatan Mejobo serta Kuswondo (54) dari Kecamatan Mejobo; dan Amirudin (48) dari Kecamatan Undaan.

“Kami tangkap beberapa pemalsu STNK, e-KTP, surat nikah, sertifikat, serta yang lain,” kata Kapolres Kudus,, AKBP Saptono,pada wartawan di kantornya, Senin (4/2/2019).

Sedang beberapa tanda bukti yang turut ditangkap ialah dua unit mobil, seperangkat computer, scanner, printer, serta beberapa dokumen palsu seperti STNK, e KTP, surat nikah, serta yang lain.

Awal pengungkapan masalah berawal saat polisi satu mobil yang sesudah dicheck nyatanya memakai STNK. Polisi baru tangkap 2 orang dalam masalah itu, sampai akhirnya dikerjakan peningkatan masalah.

Polisi lalu mengamankan kembali satu yang memakai STNK palsu. Sesudah dijelajahi selanjutnya, pada akhirnya sukses tangkap pembuatnya yaitu Mahfud Junaidi.

Pada petugas, Mahfud mengakui telah saat 4 tahun paling akhir lakukan pemalsuan dokumen itu. Ia memperoleh inspirasi memalsu dokumen belajar dari pengalamannya saat kerja di bank, lihat banyak nasabah yang memerlukan keringanan kelengkapan dokumen.

“Mempermudah administrasi saja awalannya. Saya dulunya kerja di bank. Jadi tahu apakah yang diperlukan masyarakat seperti e-KTP. Lalu ada yang punya niat buat STNK, pun saya layani,” kata Junaidi.

Ia kerja cuma cukuplah bermodalkan mesin computer, printer, scanner serta kertas yang dapat dibelinya dari toko alat catat. “Dari pembuatan STNK palsu serta yang lain, saya telah bisa juta-an rupiah,” terangnya.