Sepasang Sejoli Bobol Berangkas Koprasi Untuk Modal Menikah

Sepasang Sejoli Bobol Berangkas Koprasi Untuk Modal Menikah – Sepasang sejoli, Tri Wahyudi Septiawan (22) serta Wiwin Winarsih (19), nekat membobol brankas punya Koperasi Taruh Pinjam (KSP) di Vila Melati Mas, Blok MIV/27, RT04/09, Jelupang, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel).

Peristiwa pencurian baru di ketahui oleh saksi yang bekerja menjadi pegawai KSP itu, Rahmawati Safitri (24), pada 25 Juli 2018. Saat itu, dia berprasangka buruk lihat keadaan laci besi area untuk menyimpan brankas sudah terbuka.

Demikian dicek, rupanya semua uang dalam brankas sudah raib, nilainya seputar Rp38 juta-an. Mengerti bila kantornya sudah dimasuki pencuri, Rahmawati ditemani pegawai yang lain memberikan laporan hal tersebut ke Mapolsek Serpong.

” Saksi waktu itu melapor jika ada tindak pencurian, lantas kita kirim beberapa personil untuk lakukan penyelidikan, termasuk juga olah tempat peristiwa masalah (TKP), ” kata Kapolsek Serpong Kompol Dedi Kurniawan di Tangsel, Senin (30/7/2018).

Dari TKP pencurian, diucapkan Dedi, polisi temukan banyak panduan tentang pelakunya. Kenyataan itu didapat berdasar pada jejak beberapa aktor yang waktu berlaga seperti sudah tahu tempat penyimpanan brankas uang.

” Ada sisa congkelan di laci besi area untuk menyimpan uang. Kesimpulannya, aktor merupakan orang yang tahu seluk-beluk di kantor koperasi itu. Sesudah diselidiki lebih dalam, jati diri aktor ke arah pada dua orang yang nyatanya adalah bekas pegawai di koperasi itu, ” kata Dedi.

Polisi lantas mengincar kehadiran Wahyudi serta Wiwin. Selang beberapa waktu selesai pencurian, yaitu tanggal 27 Juli 2018 pagi, pasangan muda itu sukses dibekuk di daerah Bekasi, Jawa Barat. Dari tangan kedua-duanya, ditangkap tanda bukti berbentuk satu tas slempang warna merah, suatu obeng, serta bekas uang hasil pencurian sekitar Rp26 juta.

” Mereka ini infonya berpacaran, serta merencanakan akan menikah. Kedua-duanya kita jerat Masalah 363 KUHP mengenai pencurian dengan pemberatan, ” ujarnya.