Terjangan Banjir di Irak Utara, 7 Orang Tewas dan 3 Hilang

Terjangan Banjir di Irak Utara, 7 Orang Tewas dan 3 Hilang – Beberapa ribu rumah penduduk di Irak sisi utara terendam banjir hebat. Nahas, sekurang-kurangnya tujuh orang termasuk juga anak-anak meninggal dunia karena banjir ini.

Sabtu (24/11/2018) , tujuh korban meninggal dunia terdiri atas empat anak-anak serta tiga wanita. Mereka dilaporkan meninggal dunia karena banjir yg menerjang lokasi Al-Sharqat, yg berjarak 250 km. samping utara ibu kota Baghdad, pada Jumat (23/11) waktu ditempat.

Wali Kota Al-Sharqat, Ali Dawdah, menyebutkan ada tiga orang yg tetap hilang serta belum pula didapati keberadannya.

” Tiga ribu rumah terendam banjir, ” ucap Dawdah, sambil menyebutkan beberapa ratus keluarga sangat terpaksa mengungsi di wilayahnya.

Didapati jika sejumlah minggu paling akhir, Irak serta sejumlah negara yang lain alami hujan yg lebih lebat dari umumnya. Kondisi itu mengundang petaka alam yg merenggut korban jiwa serta rusaknya material dengan cara luas.

Perdana Menteri Irak, Adel Abdel Mahdi, sudah menginformasikan pembentukan ‘sel krisis’ pada pasukan keamanan serta otoritas ditempat untuk menopang pengaturan cepat paham petaka sesuai ini.

” (Sel krisis) Itu dapat dapat dukungan oleh beberapa helikopter serta kendaraan berat dapat mengintervensi sesegera mungkin serta mengerjakan operasi penyelamatan, ” ucap kantor PM Irak dalam pengakuannya.

Dengan cara terpisah, Presiden Irak Barham Salih memberikan belasungkawa untuk keluarga korban lewat Twitter. Presiden Salih menyebutkan petaka banjir ini jadi ‘insiden menyakitkan yg mengatakan pentingnya rekonstruksi serta pelayanan publik’.

Irak adalah satu diantaranya negara dengan suhu hawa terpanas dalam dunia. Akan tetapi waktu hujan lebat mengguyur, Irak dapat alami banjir lantaran memburuknya infrastruktur publik karena perseteruan. Tahun 2015 terus, sekurang-kurangnya 58 penduduk Irak meninggal dunia karena banjir serta tersengat listrik karena hujan lebat yg senantiasa mengguyur.