Usai Pesta Miras, Dua Warga Cilacap Tewas

Usai Pesta Miras, Dua Warga Cilacap Tewas – Dua orang masyarakat Desa Buntu, Kecamatan Kroya, Cilacap wafat selesai pesta miras pada Selasa (4/9). Mereka awal mulanya pesta mira bersama dengan 5 orang temannya. Dua korban wafat kurun waktu yang berlainan.

“Ada penduduk yang pesta miras lalu ada dua korban yang wafat. Yang pertama wafat satu hari selesai pesta miras, Rabu (5/9), serta yang satu lagi dari 7 orang itu pada Kamis (6/9) sore kemudian,” kata Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Yulianto pada wartawan di Mapolsek Kroya, Jumat (7/9/2018).

Ke-2 korban yang wafat itu salah satunya bernama Darto (40) serta Kuntoro (38). Sedang satu korban bernama Yusuf alias Ucup (25) masih tetap ada didalam rumah sakit Margono Soekarjo Purwokerto.

“Satu korban sudah sempat dirawat di Margono, sore hari ini telah dapat pulang,” tuturnya.

Menurutnya, semua tanda bukti yang ada telah ditangkap termasuk juga berusaha bekerjasama dengan pihak rumah sakit, sekaligus juga lakukan autopsi. Korban wafat dikarenakan overdosis minuman yang dikonsumsi oleh korban yang dikerjakan dengan berbarengan di hari Selasa (4/9) kemarin.

“Ini hari kita autopsi di Rumah Sakit Margono untuk penyelidikan selanjutnya termasuk juga kandungan apakah yang telah dikonsumsi, apa pemicu kematian korban konsumsi minuman yang kita amankan ini hari atau mungkin karena karena lainnya. Berdasar pada autopsi kelak info dari RS akan kita buat jadi basic untuk proses penyidikan selanjutnya,” katanya.

Sesaat menurut Karnyoto alias Kenyot (29) konsumen minuman yang ditangkap pihak kepolisian menyampaikan bila waktu itu dianya disuruh beli minuman keras bermerek Vodka dengan kombinasi sprite atau 1 paket seharga Rp 200 ribu memperoleh 4 botol Vodka serta 4 botol sprite.

“Kombinasi ya hanya sprite, saya turut minum sampai tuntas, tetapi masih tetap sehat. Uangnya dari korban yang wafat ini. Yang wafat sama minumnya tidak gunakan kombinasi lainnya hanya sprite. Keseluruhan habis Vodka 8 botol, sprite 8 botol untuk diminum 7 orang,” katanya.

Sedang menurut Daryuni, penjual miras menyampaikan bila dianya berjualan di daerah Wiradadi, Kecamatan Sokaraja, Banyumas. Dianya memperoleh miras itu dari distributor di daerah Banyumas.

“Jualan telah 4 tahun di Wiradadi, Sokaraja, Banyumas. Dapatnya dari Kebondalem, Banyumas. Jika beli satu minggu habis, umumnya di kirim lagi” katanya.

Taryono (69) paman dari korban Kuntoro menyampaikan bila telah lama tidak berjumpa dengan keponakannya itu. Demikian dengar berita bila keponakannya wafat karena pesta miras dianya kaget. Jenazah Kuntoro akan disemayamkan di pemakaman Sikura, Grumbul Buntu Situmang, Desa Buntu.