Warga Kabupaten Ciamis Berupaya Menyelamatkan Masjid Agung Panjalu

Warga Kabupaten Ciamis Berupaya Menyelamatkan Masjid Agung Panjalu – Hampir enam tahun pembangunan Masjid Agung Panjalu tidak terurus alias gak kunjung tuntas. Situasi memprihatinkan itu menggerakkan beberapa puluh pemuda serta masyarakat Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berinisiatif selamatkan masjid paling besar di kecamatan lokasi utara ini.

Dengan bekal perabotan seperti cangkul, pemotong rumput serta perkakas yang lain, masyarakat bergotong royong memotong serta bersihkan rumput yg menyelimutinya halaman masjid. Targetnya, walau bangunan belum juga tuntas, minimum masjid ini bisa dipakai buat melakukan beribadah.

Karenanya mulai sejak masjid lama dibongkar serta dibuat baru, beragam aktivitatas beribadah serta keagamaan yg biasa dijalankan jadi terhalang. Meski sebenarnya masjid ini biasa dipakai oleh masyarakat sejumlah dusun di Desa Panjalu. Minimnya dana jadi salah satunya aspek mangkraknya pembangunan masjid.

” Ini bentuk perasaan prihatin warga Panjalu, semula masjid ada, kegiatan beribadah lancar dijalankan. Namun saat pembangunan menjadi berhenti. Warga Panjalu udah merindukan buat fasilitas beribadah kembal, ” papar Koordinator Bakti Sosial, Aan Gunawan, kala didapati di area, Kamis (23/8/2018).

Kecamatan Panjalu salah satunya etalase Ciamis. Banyak wisatawan dan peziarah yg hadir dari beragam daerah ke Situ Lengkong Panjalu. Aan menyebutkan sangatlah disayangkan daerah maksud wisata di Ciamis ini tak ditopang sarana tempat beribadah.

” Panjalu ini jadi maksud beberapa wisatawan dari beragam daerah. Itu sebagai motivasi kami buat kerjakan perbuatan ini, ” kata Aan.

Dikehendaki dengan perbuatan ini bisa mengetuk beberapa agnia, terlebih masyarakat Panjalu yg ada diluar daerah buat turut menopang selesaikan pembangunan masjid yg baru menggapai kurang lebih 40 % ini, mulai sejak Januari 2012 dibuat.

” Sesudah bersih, kami akan coba solat berjemaah zuhur. Walau kondisi belum juga tuntas, sedikitnya bisa diperlukan serta jadi moment buat kembali memakmurkan masjid, ” papar Aan.

Manfaat menghimpun dana pembangunan masjid, masyarakat memiliki rencana bikin serta jual kaus bab perduli masjid. Keuntungan jual kaus itu akan disumbangkan ke masjid.

Ketua DKM Masjid Agung Panjalu Aleh Saleh mengapresiasi kesibukan spontanitas masyarakat Panjalu. Sejauh ini DKM udah berupaya menghimpun dana buat meneruskan pembangunan masjid.

” Memang kendalanya dari budget. Mulai sejak pembangunan diserahkan ke DKM pada tahun 2016 memang dari pemerintah belumlah ada perlindungan. Kebanyakan dari masyarakat serta donatur, ” papar Aleh.

Salah seseorang masyarakat, Tisna, terdorong buat turut selamatkan Masjid Agung Panjalu sebab kecintaannya pada kampung halamannya.

” Memang saya kerap diluar kota. Satu bulan sekali pulang. Prihatin memandang masjid belum juga selesai-selesai. Menjadi kami terdorong serta membutuhkan satu langkah buat menyelesaikannya, ” tutur Tisna.